
Pordasi Tatap Asian Games, Proker 2026 Resmi Di Ketok!
Pordasi Tatap Asian Games, Proker 2026 Resmi Di Ketok Yang Akan Mencanangkan Sejumlah Program Kerja Juga Kedepannya. Pordasi kembali membuat gebrakan penting dalam dunia olahraga nasional. Pada awal tahun 2026, organisasi ini resmi menetapkan program kerja (proker) 2026 yang akan menjadi pijakan strategis. Tentunya dalam menghadapi kompetisi internasional. Serta yang termasuk fokus salah satunya pada Asian Games 2026 yang akan di gelar di Nagoya, Jepang. Agenda yang “di ketok” dalam Rakernas ini bukan hanya formalitas. Akan tetapi langkah nyata untuk meningkatkan prestasi atlet berkuda dari tingkat nasional hingga kancah Asia. Dalam rakernas yang di hadiri oleh perwakilan 23 Pengprov Pordasi dari seluruh wilayah Indonesia. Tentunya dengan berbagai keputusan strategis di buat untuk memperkuat pembinaan atlet, pengembangan fasilitas. Serta kesiapan kontingen berkuda Indonesia dalam menghadapi tantangan kompetisi besar. Artikel ini merangkum empat hal menarik yang menjadi sorotan dari proker 2026 mereka. Serta yang sekaligus posisi organisasi ini menjelang Asian Games mendatang.
Rakernas 2026: Momentum Penetapan Program Kerja Strategis
Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2026 yang berlangsung di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Tentu akan menjadi momen penting bagi organisasi olahraga berkuda ini. Sebanyak 23 Pengurus Provinsi hadir menyusun program kerja yang realistis dan terarah. Kemudian yang termasuk fokus utama pada pembinaan prestasi internasional. Dalam pertemuan tersebut, mereka mengevaluasi capaian sepanjang 2025 sekaligus menyusun target baru untuk 2026. Hal ini mencakup standar pelatihan atlet berkuda, peningkatan kompetensi pelatih. Dan hingga penyusunan kalender kompetisi nasional sebagai bagian dari persiapan menghadapi Asian Games 2026 di Jepang. Program kerja ini sangat penting karena menjadi panduan utama bagi seluruh komisi di mereka. Tentunya seperti Komisi Pacuan, Equestrian (lompat rintangan), Horseback Archery, Polo, dan lainnya. Gunanya untuk bergerak selaras dalam satu visi prestasi olahraga berkuda Indonesia.
Fokus Pengembangan Atlet Berkuda Menuju Asian Games
Salah satu sorotan utama proker 2026 adalah persiapan atlet berkuda Indonesia menuju kompetisi internasional. Termasuk di dalamnya adalah pembinaan atlet yang matang melalui rangkaian kejuaraan. Dan kelas pelatihan internal sebagai bagian dari proses seleksi dan peningkatan kualitas. Mereka selama ini aktif menyelenggarakan event pelatihan dan seleksi seperti kelas kualifikasi menuju Youth Olympic 2026 di Dakar, Senegal. Serta yang juga menjadi bagian dari rangkaian persiapan jangka panjang atlet muda Indonesia. Meskipun ini agenda lain, pola pembinaan seperti ini menjadi cerminan langkahnya dalam menyiapkan talenta berkuda yang tangguh. Dan kompetitif di level internasional. Upaya ini menunjukkan bahwa mereka tidak hanya mengandalkan pengalaman jangka pendek menjelang pertandingan besar. Akan tetapi membangun fondasi atlet yang kuat sejak dini. Serta yang termasuk dalam disiplin dressage dan show jumping.
Penguatan Fasilitas Dan Infrastruktur Olahraga Berkuda
Selain fokus pada pembinaan atlet, proker 2026 mereka juga menempatkan pengembangan fasilitas olahraga berkuda sebagai hal yang krusial. Penguatan arena latihan, sarana pacuan berkuda, hingga fasilitas kompetisi akan menjadi prioritas. Tentunya untuk menjamin standar persiapan yang layak untuk cabang berkuda Indonesia. Hal ini sangat penting karena atlet berkuda membutuhkan akses ke fasilitas yang mendukung kebutuhan teknis, fisik. Dan taktis agar dapat bersaing di tingkat Asia. Peningkatan infrastruktur ini juga membuka peluang penyelenggaraan kejuaraan kelas internasional di Indonesia. Terlebihnya yang dapat menjadi ajang uji coba bagi atlet sebelum tampil di Asian Games.
Sinergi Pusat Dan Daerah untuk Prestasi Berkuda Indonesia
Proker 2026 mereka menegaskan pentingnya sinergi antara pengurus pusat dan daerah. Rakernas 2026 memberikan ruang bagi 23 Pengprov. Gunanya untuk menyampaikan kebutuhan lokal dan bekerja sama dalam merumuskan strategi pembinaan yang tepat. Kemudian yang sesuai karakteristik wilayah masing-masing. Kolaborasi ini juga mencakup koordinasi kompetisi, pelatihan bersama. Serta saling dukung dalam penyediaan sumber daya. Sinergi seperti ini di harapkan dapat mempercepat pertumbuhan atlet berkuda berbakat dari berbagai provinsi. Kemudian sekaligus memperkuat pondasi tim nasional yang akan tampil di Asian Games. Dengan langkah strategis dan program kerja yang resmi di ketok. Mereka akan siap membawa olahraga berkuda Indonesia melangkah lebih jauh di kancah internasional. DAn termasuk memaksimalkan peluang prestasi pada Asian Games 2026 di Nagoya, Jepang. Dukungan dari berbagai pihak tentu akan menjadi kunci penting bagi mimpi besar ini menjadi kenyataan.
Jadi itu dia mereka yang juga akan tatap Asian Games dalam proker 2026 yang resmi di ketok Pordasi.