Baru Pulang RS, Lansia Di Ciamis Tewas Tertimbun Kolam Ambles

Baru Pulang RS, Lansia Di Ciamis Tewas Tertimbun Kolam Ambles

Baru Pulang RS, Lansia Di Ciamis Tewas Tertimbun Kolam Ambles Akibat Intensitas Hujan Yang Tinggi Dari Daerah Mereka. Musibah tanah longsor kembali merenggut nyawa warga di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Sebuah rumah di Kampung Gunungbangka 2, Desa Sukamanah, Kecamatan Sindangkasih, di terjang longsor pada Selasa (3/2/2026). Dan pada sekitar pukul 00.00 WIB. Peristiwa memilukan ini menewaskan pemilik rumah bernama Ikah (73). Karena ia yang tertimbun material tanah saat sedang beristirahat di dalam rumahnya. Ironisnya, korban Baru Pulang RS. Tentu duka mendalam menyelimuti keluarga dan warga sekitar. Terlebih kejadian berlangsung di tengah malam saat sebagian besar penghuni rumah sedang terlelap. Mari kita simak mengenai lansia yang tewas tertimbun longsor padahal Baru Pulang RS.

Hujan Deras Sejak Sore Jadi Awal Petaka

Menurut Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ciamis, Ani Supiani, bencana tanah longsor tersebut di picu oleh hujan. Tentunya dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Sindangkasih sejak Senin sore. Curah hujan yang terus meningkat membuat kondisi tanah menjadi jenuh dan labil. Di atas rumah korban terdapat kolam ikan milik warga yang terisi penuh oleh air hujan. Dan volume air yang meningkat menyebabkan beban berat pada struktur tanah di bawahnya. Kondisi ini membuat tanah kehilangan daya ikat dan akhirnya ambles. Lalu longsor tepat ke arah rumah Ikah. Ani menyebutkan bahwa secara visual, lokasi rumah memang berada di area rawan pergerakan tanah. Terutama saat musim hujan dengan curah tinggi seperti saat ini.

Longsor Terjadi Tengah Malam Saat Korban Beristirahat

Peristiwa tragis itu terjadi tepat tengah malam. Saat longsor datang, Ikah di ketahui sedang beristirahat di kamar depan rumah. Material tanah bercampur air dan lumpur menghantam bangunan secara tiba-tiba. Dan membuat korban tidak sempat menyelamatkan diri. “Kejadiannya tengah malam,” ujar Ani Supiani saat di temui di lokasi kejadian. Suara runtuhan tanah terdengar keras dan mengejutkan warga sekitar. Namun derasnya material longsor membuat upaya pertolongan awal menjadi sangat sulit. Dalam hitungan detik, sebagian bangunan rumah rusak berat dan tertimbun tanah dari arah atas. Terlebih yang tepat dari lokasi kolam ikan yang ambles.

Baru Pulang Dari Rumah Sakit, Korban Di Temani Anak

Kisah ini semakin memilukan karena Ikah baru saja kembali ke rumah. Tentunya setelah menjalani perawatan medis di rumah sakit. Kondisi kesehatannya di ketahui belum sepenuhnya pulih. Karena itulah, anak korban memilih untuk menemani orang tuanya di rumah tersebut. Menurut keterangan BPBD, total ada tujuh orang yang berada di dalam rumah saat kejadian. Beruntung, enam orang lainnya berhasil selamat meski mengalami syok dan luka ringan. Anak korban yang berada di ruangan lain berhasil keluar setelah mendengar suara runtuhan. Namun, Ikah yang berada di kamar depan tidak sempat menyelamatkan diri. Dan tertimbun material longsor. Proses evakuasi dilakukan oleh warga bersama petugas dengan peralatan seadanya. Terlebihnya sebelum akhirnya korban berhasil di temukan dalam kondisi meninggal dunia.

Duka Mendalam Dan Peringatan Ancaman Longsor

Tragedi ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan warga Desa Sukamanah. Kepergian Ikah menjadi pengingat betapa besarnya ancaman bencana hidrometeorologi di wilayah rawan longsor. Terutama saat musim hujan ekstrem. BPBD Kabupaten Ciamis mengimbau masyarakat agar lebih waspada, khususnya yang tinggal di sekitar lereng, tebing, atau area dengan beban tanah tambahan. Tentunya seperti kolam dan bangunan berat. Pemeriksaan kondisi tanah dan saluran air di nilai penting untuk mencegah kejadian serupa. Ani Supiani juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan di sejumlah titik rawan longsor di Ciamis. Warga diminta segera mengungsi jika melihat tanda-tanda pergerakan tanah, retakan, atau aliran air tidak normal. Tragedi yang menimpa Ikah menjadi kisah pilu di balik derasnya hujan malam itu. Sebuah peringatan keras bahwa alam bisa berubah menjadi ancaman mematikan dalam sekejap. Tentunya bagi mereka yang paling rentan.

Jadi itu dia kronologi memilukan datang dari lansia di Ciamis yang tewas tertimbun kolam ambles padahal Baru Pulang RS.